<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' version='2.0'><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-8123642</atom:id><lastBuildDate>Sat, 21 Feb 2009 04:08:48 +0000</lastBuildDate><title>someday we'll know</title><description>As the sun rises from the far eastern horizon, so will her hopes together; embracing another new day to soar through the endless skies only to fall past the distinct line that seperates earth and heaven to pave way for the diamond strewn velvet night sky where her dreams will take its rightful place</description><link>http://rourry.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>52</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-115194370016622824</guid><pubDate>Mon, 03 Jul 2006 16:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-07-03T23:21:40.176+07:00</atom:updated><title>What a Man Gotta Do is a Man Gotta Do</title><description>There are so many things that i couldn't understand in this short term of life. Time's running out and won't stop it even for a while. With only two legs, i should keep my pace faster or i'll be left behind.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And the path of life that u've been choose will never be as smooth as u thought before. There always be some obstacles that would make u keep away from the track u've been planned. Eventhough u've been several way die trying. It's inevitable.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When suddenly, all the thing that u've been build, slowly decay in to pieces. Dreams, hopes, futures, it's all inevitably turn in to something unplanned or misdirection.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, what i'm trying to say is, it's never gonna be easy when u have to carry on ur life with so many things undone in ur past, and of course, in present time. Now i'm dealing with so many things that would make my pace tardy and left some dashing thing behind.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;First thing first. What a man gotta do is a man gotta do..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-115194370016622824?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2006/07/what-man-gotta-do-is-man-gotta-do.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>5</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-114474808687348476</guid><pubDate>Tue, 11 Apr 2006 09:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-04-11T16:34:46.943+07:00</atom:updated><title>Hanya Ingin Nikmati Hidup Ini</title><description>"Hhhhhhaaaaaaaahhhhhhhh....fiuuuuuuuuuhhhhhh...." kuhela nafasku yang berat untuk kesekian kalinya. Entah sudah berapa lama ku duduk terpaku di depan komputerku. Tak terasa sudah puluhan batang rokok kubakar tanpa henti. Kuhisap dalam-dalam dan kuhembuskan lagi. Berulang-ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa jenuh, letih, lelah menyelimutiku malam itu. Gundah, mungkin itu tepatnya yang kurasakan. Ku duduk di situ, tapi tak benar-benar di situ. Pikiranku mengembara entah kemana. Dan serasa tak ingin pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah hampir setahun diriku berkecimpung di dunia yang sama sekali baru untukku. Bidang kerja yang kugeluti sekarang memang sangat membutuhkan kecepatan, ketepatan, akurasi, dan nalar yang cukup tinggi. Perlu berpikir dan bertindak cepat. Serta perlu ketahanan fisik dan mental yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan, entah apa yang berkecamuk di dalam pikiranku. Semua menjadi samar, tidak fokus. Gila, pekerjaanku membuatku serasa robot. Bukan manusia. Dan sadisnya, di saat kutertidur dan bermimpi, yang kulakukan di dalamnya ya aku yang sedang bekerja, tetap bekerja, dan terus bekerja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku benar-benar menenggelamkan diri dalam pekerjaan. *Mungkin ingin melupakan sesuatu yang sulit 'tuk kulupakan*. Hmm sudahlah..*toh Dia juga tak peduli..*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aahhhh..seharusnya di alam mimpiku, aku bisa bebas mengembara dan mengekspresikan hal yang terliar yang tak mungkin kulakukan di alam nyata. "Sial!" makiku dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, aku benar-benar sial. Apes. Tapi, Tuhan masih sayang sama diriku. Dia berikan sedikit musibah agar aku bisa beristirahat :). Dia membuatku terjatuh dari motor pinjaman seorang teman. *Hehehe..sorry ya Mas Taufik :D* Rekanku dari &lt;a href="http://republika.co.id/"&gt;Republika&lt;/a&gt; meminjamkanku motornya karena Dia sedang terburu-buru ke Puncak demi menghadiri sebuah liputan. Berhubung kantornya dekat dengan kantorku, ya aku lah yang 'ditodongnya' untuk menjaga motornya :D (meskipun akhirnya gagal...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore itu, dengan pikiran yang masih belum pulang mengembara, kupacu motor dengan kecepatan tinggi (sekitar 80km/jam). Seingatku aku sedang berada di tikungan di dekat kantor. Tiba-tiba, aku sudah mendapati diriku terbaring di aspal dengan darah berlumuran di tangan, leher, dagu dan pipiku. "Astaghifrullahal'adzim," cuma itu yang bisa kusebut kala itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sisa tenaga, kuangkat tanganku untuk meminta pertolongan orang. Ternyata beberapa detik yang lalu, aku baru saja 'bercinta' dengan aspal dan trotoar. Gila, ciumannya dahsyat banget... :)) Sungguh, daku tak ingat sebabnya kenapa motor bisa guling-gulingan hingga naik ke trotoar pembatas jalan. Entah disenggol motor dari belakang juga, atau emang dakunya saja yang meleng. Entahlah... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bantuan orang-orang tersebut, akhirnya ku sampai juga di kantor. Tiba-tiba, kaki ini serasa tak kuat lagi menopang tubuh. Ku pun terjerembab mencium aspal, lagi. Sialnya, di saat seperti itu pun, aku masih mengingat kerjaan. Aku belum nulis berita. Belum lagi motor yang kuhancurkan itu, dan laptop review-an yang ada di tasku. "Mati aku!" begitu pikirku saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ku pun singgah sejenak di rumah sakit terdekat setelah kawan-kawan kantor menggotongku kesana. "Alhamdulillah, nggak ada yang patah," pikirku setelah menerima hasil rontgen. Cuma bahuku rada geser sedikit gara-gara nahan motor biar nggak mental. "Tulangnya nggak patah kok, cuma Sinus kamu saja yang sudah besar tuh," kata Dokter. Waduh, kok malah Sinus? Masa' bodo' ah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setibanya di rumah, seperti biasa Mamiku tercinta selalu histeris mendapati anaknya yang paling bandel ini tiba dengan keadaan yang rada memilukan. Tapi, itu tidak berlangsung lama kok. "Alah sudah biasa kok," mungkin begitu pikirnya. *hehehe* Mungkin Dia sudah bosan melihat anaknya pulang dengan keadaan seperti itu. Sorry Ma..hahahaha....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuti seminggu pun kudapatkan. Kawan pun silih berganti datang menjengukku. Telpon dan SMS pun tak henti-hentinya berdering. Dan yang pasti, akhirnya kubisa juga berlama-lama di kamarku yang kayak kapal pecah ini, meski akhirnya cuma bertahan dua hari saja. Lalu sisanya? Dunia masih terlalu indah bila hanya dinikmati dari kamarku saja. Coffee Shop di bilangan Sarinah sudah bisa mencium bau badanku tak lama setelah kejadian itu. Kawan-kawan kesayangan sudah bisa mencela diriku lagi. Wajah mereka terlihat puas sekali melihat keadaanku. Ini pertama kalinya mereka bisa mencela tanpa mendapatkan balasan yang lebih mengerikan dariku. Hihihi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dasar anak badung!" maki Mami tercinta setelah mendapatiku keluyuran dengan perban masih melekat di wajah dan leher. Tapi, ya seperti biasa. Ocehannya hanya beberapa menit saja. Dia memang paling mengerti anaknya yang badung ini kok. Dia tahu anaknya ini sudah seharusnya bisa menikmati hidup. Lagipula, Dia tahu kok banyak orang-orang di sekelilingku yang akan menjagaku. Ada banyak sobatku tercinta. Bahkan, Dia yang jauh di sana pun, sampai bela-belain datang untuk menjengukku. Duh senangnya.. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, Tuhan pun marah melihatku seperti itu. Dia pun ingin aku menikmati hidup. Dengan lembaran baru ini, aku akan lebih menghargai lagi segala pemberiannya. Mencoba meresapi esensi hidup ini. Mungkin Tuhan cuma ingin bilang, "Pekerjaan hanya sebagai pelengkap hidup saja. Kamu bekerja untuk bertahan hidup, tapi bukan menghabiskan hidup untuk bekerja saja." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya apa pun itu, apa pun yang akan terjadi selanjutnya, kuikhlaskan semua demi bisa menikmati hidup. Khususnya dengan orang-orang yang kucintai dan mencintaiku. Toh hidup cuma sekali ini saja kok. Ya, nikmati saja... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS : *Duh capeknya habis keluyuran ke Bandung bareng &lt;a href="http://shanti1510.blogspot.com"&gt;Shanti&lt;/a&gt;and Akmal. Sempet mampir ke tempat &lt;a href="http://endhoot.blogspot.com/"&gt;Bunda Endhoot&lt;/a&gt; dan si jangkung &lt;a href="http://joaniedikampung.blogspot.com/"&gt;Joan&lt;/a&gt;. Tapi sayang nggak dikasih makan. Hiks... Mana si &lt;a href="http://blub.snydez.com"&gt;Qudys Blubuk&lt;/a&gt; di is-im-is-in kagak dibales-bales. Huh..syebel... :p *&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-114474808687348476?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2006/04/hanya-ingin-nikmati-hidup-ini.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>5</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-114266964684787455</guid><pubDate>Sat, 18 Mar 2006 08:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-03-18T15:51:57.370+07:00</atom:updated><title>Resapi Saja..Nikmati Saja..</title><description>"..&lt;i&gt;and you can tell everybody this is your song..it may be quite simple but now that it's done..i hope you don't mind..i hope you don't mind that i put down in words..how wonderful life is while you're in the world&lt;/i&gt;.." (Elton John - Your Song)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa bulan ini, lirik yang disenandungkan oleh penyanyi nyentrik asal Inggris itu seringkali menemani hari-hariku. Jatuh cinta atau tidak, penggalan lirik itu tetap saja mengalun dalam gumamanku. Namun, seperti biasa, mereka kerap menduga aku sedang dirundung cinta, lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa kau selalu mengagung-agungkan wanita?" tanya seorang sahabat. "Sadarkah kau, harga dirimu itu sudah terlalu sering diinjak-injak mereka!" tambahnya dengan ketus. Jengkel melihat kelakuanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simpel saja, jawabku. Aku amat sangat menghargai sosok manusia yang telah melahirkanku dengan susah payah. Yang menghadirkanku dengan darahnya. Sebuah pertarungan dengan nyawa sebagai taruhan. Dan itu tidak main-main!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagipula, apa salahnya diinjak-injak wanita. Toh, bukankah surga memang ada di telapak kaki wanita kan, ya ibumu sendiri. Lagian, memangnya berapa sih harga dirimu? Dengan apa menakarnya? Dalam rupiah atau dolar? Apakah dengan begitu kau merasa lebih baik dari mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku pun menghiraukan pertikaian yang tak jelas ujung pangkal dan tak akan ada habisnya. Sejenak, bait-bait indah yang sudah terlalu lama tak kudengar, melintasi di dalam benak. Termenung dibuatnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Woman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;woman was creted from the ribs of a man&lt;br /&gt;not from his head to be above him&lt;br /&gt;not from his feet to be walk upon him&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;but from his side to be equal&lt;br /&gt;near to his arm to be protected&lt;br /&gt;and close to his heart to be loved&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita dicipta dari tulang rusuk pria. Bukan dari kepala. Bukan pula dari kaki. Tapi dekat dengan hati. Agar setara. Sejajar. Hanya untuk dicintai..dan mencintai..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resapi saja. Nikmati saja. Tak perlu meminta lebih...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-114266964684787455?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2006/03/resapi-sajanikmati-saja.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>8</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-114240106437246497</guid><pubDate>Wed, 15 Mar 2006 05:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-03-15T12:39:16.716+07:00</atom:updated><title>Aku Melihatnya, Lagi..</title><description>Siang itu kumelihatnya berdiri di keramaian. Dia begitu cantik dengan setelan biru langitnya. Kurasa, apapun yang dikenakannya, takkan memudarkan keindahan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya.. aku melihatnya lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kedua kalinya diriku berjumpa dengannya. Kala itu, sebelumnya, malam itu, dia bak bidadari dengan gaun hitam yang menjuntai menyapu tanah. Rambutnya terurai. Hitam kemilauan. Bagaikan bintang, yang selalu dikerumuni cahaya. Tak jua kumenemukan kata yang tepat 'tuk menggambarkan keanggunannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan memang seniman terhebat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu melukai dirinya, kala itu. Bahkan kepedihan di matanya tak sanggup melunturkan keindahannya. Ia tetap menawan, meski berurai air mata. Ini kesempatanku, pikirku. Ku pun dengan sigap, segera mengambil tindakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutawarkan dirinya penawar luka. Matanya pun kembali bersinar. Tak ada kata. Mata kami sudah berbicara. Itu sudah lebih dari cukup. Ku pun berlalu darinya. Meninggalkannya termangu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh. Meski ingin. Tapi ku tak ingin. Sungguh ku tak ingin merusak momen indah itu. Kali ini ku tak ingin berkata. Tak ingin berbicara. Meski pun ingin. Mataku dan matanya sudah berbicara. Seakan kami memang tercipta. Untuk bicara. Melalui hati. Dengan mata sebagai perantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada perkenalan. Tak perlu berterimakasih. Kami sama-sama mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang itu. &lt;i&gt;Deja vu&lt;/i&gt;. Mata kami tak sengaja bertubrukan. Bertatapan, kembali. Saat itu, kami saling menunaikan tugas masing-masing. Dengan kesibukan masing-masing. Ternyata sudah sedari tadi, dia memperhatikanku. Ah, kau begitu indah. Mata kami saling berbicara, kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada perkenalan. Tak perlu berterimakasih. Kami sama-sama mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata kami pun berbicara, lagi. Itu saja sudah lebih dari cukup. Ku pun berlalu darinya. Meninggalkannya termangu, kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah mata kami, kelak berbicara lagi. Tahukah dirimu, ku pun menantikan saat-saat itu. &lt;i&gt;Ah&lt;/i&gt;, mata itu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-114240106437246497?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2006/03/aku-melihatnya-lagi.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-114223611605208401</guid><pubDate>Mon, 13 Mar 2006 07:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-03-13T14:48:36.056+07:00</atom:updated><title>Antara Aku dan Dia, Serta Dia, dan Dia Seterusnya..</title><description>Pikirku sudahlah. Kenapa pula kerumitan harus dimenangkan. Terlalu banyak kisah. Antara Aku dan Dia, Serta Dia, dan Dia Seterusnya..Masih tak jua menemukan. Tapi takkan menyerah. Sampai pada saatnya. Takdir jua yang menyatukan. Atau memisahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angan melayang. Kembali. Lebih dari satu dekade silam. Dimana semua kepolosan. Masih mendominasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala itu dia tersenyum padaku. Senyum yang membuatku menjadi sesuatu. Seseorang yang punya arti. Imajiku menerawang jauh. Sebuah harapan tercipta. Sebuah titik awal. Keperjakaan hati pun terenggut. Dan akan terus membekas. Hingga kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu pun berlalu. Ku 'meninggalkan' dirinya. Dia pun begitu. Sayang. Aku tak punya nyali tuk membuatnya menepi. Merasa belum punya arti. Meski enam tahun dilewati bersama. Tapi tak pernah bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu. Di sela waktu bersamanya. Dia datang. Dia lebih belia. Dia pula yang mengambil inisiatif. "Berani jujur tak ada salahnya," katanya. Kami sama-sama pemula. Belum mengerti arti cinta. Tak lama bersama. Pelabuhan pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga tahun berselang. Dia pun menawarkan cinta. Sayang. Indahnya belum sanggup meruntuhkanku. Ku berlalu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup lama menyendiri. Masih menanti yang telah mencuri hati. Aku pun bertemu Dia. Yang mengajarkanku banyak hal. Positif dan negatif. Aku pun meninggalkannya. Setelah setahun bersamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring berjalannya waktu. Ku pun bertemu dengan Dia. Dia merelakannya. Hanya tuk bersamaku. Pikirku ini yang terakhir. Kisah kami mengundang iri. Banyak yang menyusuri celah. Tak ada gading yang tak retak. Keadaan berkata lain. Kami tak kuasa. Akhirnya berpisah jalan. Empat tahun yang indah. Cukup untuk mendewasakan. Terima kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesendirian. Dia pun menghampiri. Ku pun mencoba lagi. Kali ini tak jua berhasil. Bukannya dia tak berjuang. Hanya ku yang tak inginkan itu. Tak ada kesamaan tujuan. Maka ku pun berlalu darinya. Melukainya. Setelah setahun dia mempertahankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala berjumpa dengan Dia. Aku hanya persinggahannya. Ku pun berlaku sama. Tak jua berhasil. Tak ada kenangan. Waktu terlalu singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titikku mencapai terendah. Ku hanya melangkah mundur. Kala itu Dia datang. Dan ku pun pergi. Hanya seumur jagung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat ku meninggalkannya. Sahabatnya mendatangi. Dia menawarkan diri. Tak sanggup kutepis. Cinta sesaat. Sedikit sesal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya. Ada Dia juga yang menggoda. Terhanyut. Runtuh. Imajinya mengalahkan keindahan fisik. Juga tak lama berselang. Imajinya mengesampingkanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga sempat bersama Dia. Dia masih bersamanya. Putih mungkin lebih indah ketimbang kelabu. Lagi-lagi hanya seumur jagung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sengaja ku berjumpa dengannya. Dia menantangku tuk memilikinya. Aku pun terseret dalam permainannya. Aku pun dirundung masalah. Sampai akhirnya. Ku terlepas dari belenggunya. Nila setitik. Rusak susu sebelanga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun berlari padanya. Awalnya. Dia menyambutku. Pikirku. Dia persinggahanku yang terakhir. Tapi. Baginya hanya sebuah shelter terminal. Dia belum merelakannya. Dia pun berlalu. Waktunya tak tepat. Sayang sekali. "Ku bisa menjadi apa saja. Tapi tidak menjadi dia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku pun sendiri. Mencoba menghalau dia, dia, dan dia. Hati ini belumlah siap berpacu kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ku menemuinya. Dia datang menghampiri. Dia sedang bersamanya. Tapi menginginkanku. Begitu juga sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu dekade lebih telah berlalu. Hidup telah menempa. Kesalahan akan selalu menjadi dasar pijakan selanjutnya. Masih harus banyak belajar. Masih berjuang. Demi mempunyai arti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antara Aku, Dia, Dia, Dia, Dia, Dia, Dia, Dia, Dia, Dia, Dia, Dia, Dia, Dia, Dia, Dia, Dia, Dia dan Dia. Dan mungkin Dia selanjutnya. Tak ada yang perlu disalahkan. Semua istimewa. Punya nuansa romansa berbeda. Dengan ciri masing-masing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baut akan selalu mencari mur yang tepat..&lt;br /&gt;Hidup hanyalah pilihan..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-114223611605208401?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2006/03/antara-aku-dan-dia-serta-dia-dan-dia.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-114223604590826061</guid><pubDate>Mon, 13 Mar 2006 07:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-03-13T14:47:25.923+07:00</atom:updated><title>Saturday Nite Phobia</title><description>As always. Like the other sat. All alone. All by myself. Haven't found one. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yet...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awan gelap. Kelabu. Belum juga berlalu dari malam minggu. Letih. Sendiri. Hilang. Separuh nafas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman pun berguguran. Menunaikan misi pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih juga di kantor. Malam minggu. &lt;br /&gt;"Get a life," kata seorang teman. "I'm trying," sahutku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bergerak. Tak jua dapat.&lt;br /&gt;Wait and see. Tetap saja sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susahnya. Mencari padanan.&lt;br /&gt;"Terlalu pemilih," ketus sahabat. "Buat apa, kalau tak pasti," balasku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya. Inginku. Bisikkan. Dengan penuh makna. &lt;br /&gt;"..i love you..i will always do..until my dying day.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So.. Come what may..&lt;br /&gt;Sampai tak tersisa. Tak tersiksa. Dari belenggu. Fobia gila ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-114223604590826061?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2006/03/saturday-nite-phobia.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-114092082353707551</guid><pubDate>Sun, 26 Feb 2006 02:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-02-26T09:27:03.550+07:00</atom:updated><title>Lost in Translation (Telecommunication)</title><description>Semua yang gw takutkan sejak semalam akhirnya jadi kenyataan. Meski mendarat dengan selamat di S'pore, tapi gw langsung putus komunikasi dengan jakarta. Hanya dengan internet (yang dibatasi tiap 15 menit sekali) ini saja gw bisa berkomunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sialnya, dari ketiga ponsel yang gw miliki, gak ada satu pun yang berfungsi sesuai dengan yang gw butuhkan saat ini. Explor gw gak ada sinyal gara-gara belum gw daftarin buat roaming international, sedangkan Halo gw belum bayar :D. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan satu-satunya ya tinggal sang prabayar, simpati. Tapi ternyata, sekarang masuk masa tenggang karena gw lupa isi ulang. Udah belum tidur dari semalam, makanan di pesawat kurang menggugah selera, mana pramugarinya kurang sedap dipandang hari itu. Walah, ditambah gw musti lost in communication dengan teman gw yg gw tunggu kedatangannya dari Taiwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aduh mana sakit perut lagi. Ampun deh. Udah gak tau mau gimana lagi. Mana ini internet center cuma dibatasin sebatas ngebuka satu situs dengan satu jendela saja. Gw gak bisa buka YM. Satu-satunya harapan cuma nungguin si jenong, sebelum dia take off dari Taiwan, dia sempet buka laptopnya trus cari hotspot lalu chat sama gw via gmail. Tipis banget harapannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, doain ya guys. Gw berasa dalam film lost in translation neh. Waduh kalau gak ketemu doi. Alamat beneran jadi Gembel di Negeri Orang beneran neh :((&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-114092082353707551?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2006/02/lost-in-translation-telecommunication.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-114089397027777655</guid><pubDate>Sat, 25 Feb 2006 18:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-02-26T01:59:30.303+07:00</atom:updated><title>Jadi Gembel di Negeri Orang</title><description>Phewww...Tiga jam lagi gw mesti cabut ke Airport. Gw ngebayangin pagi ini orang-orang yang pada ngantri mo check-in bagasi. Mana jam segini masih di kantor. Bingung mo ngapain. Have no idea. Masih kepikiran tentang kejadian kemaren. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yup, gw ribut lagi sama nona itu. Tapi ini untuk yang kali terakhirnya. No more pain in the ass, for her i guess. Huahuahahaha.. Ya, i leave her for her own good. Gw akan berusaha untuk komit untuk yang satu ini. Meskipun berat, ya sudahlah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, gw masih ngebayangin mesti nginep dimana besok (eh hari ini deng :D). Nekat juga pergi gak ada persiapan sama sekali. Cuma bermodalkan nekat, sekali lagi gw mencoba menantang keberanian gw. Mo tau sejauh mana nyali gw kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Phewww...mana hujan lagi diluar. I really have no idea. Gw cuma berharap pada keajaiban. I really wanna scream right now. I wanna spit it out all of dizzyness inside my head. I'm comin up s'pore. Maaf kalau kau yang jadi pelampiasan atas segala kegundahan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alunan Mr.Big masih menemani gw malam ini. Sedikit menghibur. Mencoba realistis, dan mempertahankan optimisme. Well, wish me luck then. Asli speechless dan out of nowhere pikiran gw...damn....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya gw akan wujudkan impian gw selama ini. Jadi gembel di negeri orang. Gw mo kelilingin tuh negara kecil yang duitnya ngalahin negara ini. Masa bodo dengan Indonesia saat ini. I really don't care..wanna give a shot for something new and something stupid..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-114089397027777655?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2006/02/jadi-gembel-di-negeri-orang.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-114054021269252795</guid><pubDate>Tue, 21 Feb 2006 16:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-02-22T00:26:37.346+07:00</atom:updated><title>Why People Get Marriage?</title><description>Marriage..hmm..&lt;br /&gt;I used to ignore that thing..&lt;br /&gt;But now..&lt;br /&gt;Everything's changed..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I recently talked with my friend while we're having our dinner. We're discussing about why people are getting marriage. For me, that's a funny thing to discuss in. Not because of that marriage thing, but because of him. Well, that friend of mine, he's a gay. And he's waiting for his boyfriend while we've finished our meal and have some cigar break. Actually, it's a bit weird for me to discuss that kinda of thing with him. But anyway, he's good friend. And he's giving me some good advice though.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He said, people need to be supplied for their emotional dependency. "They need assurance," he said. "Eventhough they have a lot of friends, sooner or later their friends will move away. Because their friends have a same common need and interest, assurance," he added to me.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I agree for what he said, exactly. Day by day, we're getting older. And we need a friend, we need accompanion, we need someone to share our point of view in life, and etc etc. And the most important is, we need assurance. We need someone to share our emotional dependency.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, when i'm googling the word of marriage, i find &lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.usc.edu/dept/MSA/humanrelations/womeninislam/marriage.html"&gt;this interesting site&lt;/a&gt;. According to my religion, God has created men and women for one another. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Allah has created men and women as company for one another, and so that they can procreate and live in peace and tranquillity according to the commandments of Allah and the directions of His Messenger," The Qur'an says :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"And among His signs is this, that He created for you mates from among yourselves, that you may dwell in tranquillity with them, and He has put love and mercy between your hearts. Undoubtedly in these are signs for those who reflect," (30:21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"And Allah has made for you your mates of your own nature, and made for you, out of them, sons and daughters and grandchildren, and provided for you sustenance of the best," (16:72) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"O you young men! Whoever is able to marry should marry, for that will help him to lower his gaze and guard his modesty." (Al-Bukhari) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modesty was regarded as a great virtue by the Prophet. He said, "Modesty is part of faith." (Al-Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The importance of marriage receives its greatest emphasis from the following hadith of the Prophet, "Marriage is my sunna. Whosoever keeps away from it is not from me." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;With these Qur'anic injunctions and the guidance from the Prophet (peace be upon him) in mind, we shall examine the institution of marriage in the Shari'ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;An act to pleased God&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The word &lt;i&gt;zawaj&lt;/i&gt; is used in the Qur'an to signify a pair or a mate. But in common parlance it stands for marriage. Since the family is the nucleus of Islamic society, and marriage is the only way to bring families into existence, the Prophet (peace be upon him) insisted upon his followers entering into marriage The Shari'ah prescribes rules to regulate the functioning of the family so that both spouses can live together in love, security, and tranquillity. Marriage in Islam has aspects of both 'ibadah (worship) of Allah and mu'amalah (transactions between human beings).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In its 'ibadah aspect, &lt;b&gt;marriage is an act pleasing to Allah&lt;/b&gt; because it is in accordance with his commandments that husband and wife love each other and help each other to make efforts to continue the human race and rear and nurse their children to become true servants of Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In its mu'amalah aspect, marriage being a lawful response to the basic biological instinct to have sexual intercourse and to procreate children, the Shari'ah has prescribed detailed rules for translating this response into a living human institution reinforced by a whole framework of legally enforceable rights and duties, not only of the spouses, but also of their offspring.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;These aspects are beautifully explained in a tradition of the Prophet. It is narrated by Anas that the Messenger of Allah (peace be upon him) said, "When a man marries, he has fulfilled half of his religion, so let him fear Allah regarding the remaining half." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Prophet considered marriage for a Muslim as half of his religion because it shields him from promiscuity, adultery, fornication, homosexuality etc., which ultimately lead to many other evils like slander, quarreling, homicide, loss of property and disintegration of the family. According to the Prophet (peace be upon him) the remaining half of the faith can be saved by taqwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, u decide what's best for u..&lt;br /&gt;U know what u gotta do guys ;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-114054021269252795?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2006/02/why-people-get-marriage.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>3</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-114047262990390087</guid><pubDate>Mon, 20 Feb 2006 21:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-02-21T04:57:09.903+07:00</atom:updated><title>U're Beautiful But...</title><description>Yes u're beautiful honey..&lt;br /&gt;But too bad i have to face the truth that i'll never be with u..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-114047262990390087?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2006/02/ure-beautiful-but.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-114047220539766366</guid><pubDate>Mon, 20 Feb 2006 21:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-02-21T04:50:05.406+07:00</atom:updated><title>Maaf ya neng Feby</title><description>Maafkan saya ya neng feby :D&lt;br /&gt;Gara2 &lt;a href="http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/02/tgl/20/time/150414/idnews/543237/idkanal/398"&gt;berita ini&lt;/a&gt;, friendster situ langsung dihujani banyak 'add' dari para penggemar si neng :p&lt;br /&gt;Seingat saya pas situ nge-prove account ane, temen situ baru 125an..&lt;br /&gt;Eh belon juga sehari, temen ente udah 375 aja..&lt;br /&gt;Gimana kalau seminggu, sebulan or setaun..&lt;br /&gt;sekali lagi maaf ya :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam damai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.detikinet.com"&gt;-rou/inet-&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-114047220539766366?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2006/02/maaf-ya-neng-feby.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-113963353968045156</guid><pubDate>Sat, 11 Feb 2006 04:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-02-11T11:55:47.566+07:00</atom:updated><title>What the Hell is Chemistry?</title><description>Chemistry in science literature means chemical reaction between atom and particle or some kind like that. All chemical reactions can be placed into one of six categories : Combustion, Synthesis, Decomposition, Single displacement, Double displacement, and Acid-base.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;C10H8 + 12 O2 ---&gt; 10 CO2 + 4 H2O&lt;br /&gt;Mg + 2 H2O ---&gt; Mg(OH)2 + H2 &lt;br /&gt;Pb(NO3)2 + 2 KI ---&gt; PbI2 + 2 KNO3 &lt;br /&gt;HBr + NaOH ---&gt; NaBr + H2O&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yeah what so ever..So why do we need to think about that kind of thing?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Recently, a friend of mine ask me how to make a chemistry. I insteadly reply, "You better take a chemical class or lessons, perhaps,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In this decade, life problems began evolving into something *hmm let say* blurry. So abstract. I barely understand, what do others have in their mind today. What are they really lookin for?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Life's problem changed into something that really really complicated. In some case, that guy, that friend of mine, he obviously have a crush *or maybe already falling in deeply* with a girl who's also friend of mine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Within his implicit expression to her, i'm guessing in, eventhough he'd try enough, fight enough, or anything to pleased her, i guess he never met kinda of reaction that he expect for from her. Gosh it hurts so..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But in the other side, she who's also friend of mine told me, though she loved to be treat special like that, she said she didn't feel any connection or some kind of chemical reaction between them.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I really like for what he did to me. He treats me exactly just like i've been dreamin' for. But i really dunno why i still feel that we don't have any chemistry," she said to me last nite.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So what's wrong with that? What's up with the chemistry?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I really don't get it. So many times we got what we've been lookin' for. Or maybe what we've been dreamin' for. But why we have to let it go for something that uncertain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Obsessions?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Man live in their three stage of life. Past, present, and the future. Some people *still* live in their past, some people *finally realize* to live for their future. And some do either, in their present.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yes, a memory that live in past can't be easily wiped out from our mind. But the point is, what do you really want? Stop thinkin or acting like you care 'bout the others. What do you really want?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhaps, a failure in makin out a relationship in the past, would bring you to somekind of obessions. Whether it's worth enough to fight for or none of it. Yup, curiousity to conquer out our failure in past would bring us to some obsessions.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;That's it. Case close. Now i know, why &lt;a href="http://revolusihidup.blogspot.com/2006/02/mengapa-bad-boys-begitu-disuka.html"&gt;bad boys&lt;/a&gt; always surrounded by so many women. There's obsession and curiousity to conquer that filthy bloody boys. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hehehe...i know, been there, done that :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ask Yourself&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I know, it's easy to say. Talk is cheap. I understand that we can't just walk away or runaway from our past. But believe me, we're livin in present. Don't let our past haunt or future. C'mon, we're facing the future now.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Late at nite, ask yourself, describe your will. What do you want? What do you want? What do you want? Ask it frequently until *finally* you got the answer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I know what i want, and i know what i've got to do!" Ask it over and over again. Do it until *finally* you 'wake up'. Convince it, keep that faith.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;There's always an eternal sunshine for the spotless mind.&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-113963353968045156?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2006/02/what-hell-is-chemistry.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>5</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-113902480895514090</guid><pubDate>Sat, 04 Feb 2006 03:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-02-06T03:54:25.410+07:00</atom:updated><title>Berdialog dengan Tuhan</title><description>Seringkali saya bertanya, kenapa Tuhan menciptakan saya. Apa maksud dan tujuannya. Kenapa saya 'dititipkan' pada keluarga saya saat ini. Kenapa juga saya mesti berjuang untuk hidup. Kenapa pula saya harus merasakan cinta beserta kegagalannya. Kenapa seks pranikah itu dilarang. Tapi kenapa menikahi banyak wanita itu disahkan. Kenapa hanya boleh ini, dan kenapa tidak boleh itu. Kenapa, kenapa, dan selalu kenapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beragam pertanyaan selalu muncul di benak saya ketika saya menemukan suatu pokok permasalahan yang membuat kening saya berkerut. Sepanjang perjalanan hidup yang Tuhan beri, di setiap kesempatan saya selalu bertanya kenapa, bahkan mengapa. Sekarang yang jadi pokok permasalahan saya adalah bagaimana untuk menjawab semua pertanyaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman pernah mengatakan, "Tuhan hanya sebatas doa." Maka saya pun berdoa. Tentunya dengan versi kepercayaan saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tuhan, kenapa Engkau begitu jauh?" tanyaku. Dan dia pun menjawab, "Aku tak menjauh, kau-lah yang menjauh dari-Ku," jawabnya dalam sebuah kesempatan doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada benarnya jawaban dari-Nya. Bukan mungkin, tapi benar adanya. Siapa lagi yang bisa kau percayai perkataannya selain Dia. Tuhan itu &lt;i&gt;quotable&lt;/i&gt; kok. Dia yang menciptakan kita, jadi buat apa Dia berbohong pada kita. Kalau pun Dia mau berbohong, itu sah-sah saja. Kita hanya ciptaan-Nya, kita hanya hamba sahaya. Lagipula, kalaupun dia ingin mencelakakan kita, mungkin sudah dari jauh hari Dia melakukannya. Atau lebih parah lagi, Dia tak perlu 'mengotori' tangan-Nya dengan menciptakan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kun fayakun, maka terjadilah" begitu kutipan dari salah satu ayat Al-Quran *ayat suci Agama yang saya peluk* yang saya lupa di Surat berapa dan di ayat mana, kala Tuhan menghendaki sesuatu terjadi sesuai kehendak-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka saya pun termenung menghadapi realita ini. Memang benar adanya bahwa sebenarnya kita diciptakan hanya untuk menyembah Dia. Kita sebagai manusia harusnya bersyukur telah diciptakan dalam bentuk yang paling sempurna dibandingkan ciptaannya yang lain. Bayangkan saja, bahkan setan pun iri kala Tuhan memerintahnya untuk menyembah Adam, manusia pertama ciptaan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana tidak, Tuhan maha adil dan bijaksana dalam mencipta. Dia menciptakan Malaikat untuk patuh pada-Nya, tanpa dia diberi hawa nafsu. Tuhan pun menciptakan setan untuk membangkang segala perintah-Nya, dan dia diberi hawa nafsu. Dia juga menciptakan tumbuhan dan hewan yang tidak diberi akal serta pikiran, dan hanya hawa nafsu untuk bertahan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan manusia, apa yang kurang dari ciptaan-Nya yang satu ini? Tidak ada satu pun. Dia menciptakan manusia dalam satu paket yang beragam. Manusia diberi akal, pikiran, hawa, nafsu, hati, serta panca indera lainnya. Dia pun menyeragamkan bentuk dan pemikiran manusia ciptaan-Nya pula. Bisa anda bayangkan apabila kita diciptakan dalam bentuk dan pikiran yang serupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dimana letak keindahannya? Dimana letak seninya? Bukankah perbedaan itu yang nantinya jadi tolak ukur atas penghargaan kita padaNya?" pikirku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana kita menyikapi semua perbedaan yang Dia ciptakan? &lt;i&gt;In my humble opinion, always look something or someone in their positive side&lt;/i&gt;. Lihatlah dari berbagai sisi, cobalah memposisikan dirimu dari berbagai sudut pandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya apabila anda memandang * hmm..apa ya benda yang sering kita lihat dalam kehidupan kita?* contohlah bungkus rokok. Dari salah satu sisi, apabila ditegakkan, anda akan melihat sebuah benda berbentuk persegi panjang dan berukuran sekitar 4x8 sentimeter. Di sisi lain, apabila ditidurkan, anda hanya akan melihat persegi panjang dengan ukuran sekitar 1x4 sentimeter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh, rumit sekali sih pemikiran ini. Tapi itulah seninya. Kita akan terombang ambing dengan segala pertanyaan yang menjebak. Dan dikala tak ada satu pun yang bisa kita percayai dan dijadikan pegangan, hanya satu yang bisa kita percayai, Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini pun saya terjebak pada sesuatu pertanyaan sederhana tapi cukup kompleks menurut saya. Salah satunya ialah, kenapa saya bisa menyukai lawan jenis saya? Saya bisa menyayanginya lebih dari saya menyayangi diri saya, bahkan saya memperlakukan dia sangat istimewa. Dan saya ingin menghabiskan sisa hidup saya bersamanya. Pada intinya, saya ingin menjadikan dia milik saya seorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha saya untuk menyenangkannya lebih besar daripada tindakan konkrit saya untuk menyenangkan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kecintaanmu terhadap lawan jenis seharusnya hanya sebatas bentuk kekaguman dan penghormatan terhadap mahakarya penciptamu," begitu jawaban yang saya dapati di batin saya kala berdialog dengan Tuhan sambil merenung di kamar mandi tadi malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat bersalah. Saya pun merasa menjadi pendosa. Saya akui banyak dosa saya yang mungkin tak terampuni. Tapi menduakan-Nya, tak ada dosa yang lebih dosa daripada hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya sadar, Tuhan selalu menunjukkan caranya yang tidak biasa. Dia tidak menjauh darimu. Dia selalu memandangmu dari sudut pandang-Nya yang tidak biasa pula. Dia akan 'menyentilmu' dari sisi yang tak terduga, tak terelakkan, dan kedekatannya amat mempengaruhi perasaanmu yang paling dalam. Betapa Tuhan amat menyayangiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia yang menciptakan, Dia pula yang membinasakan. Karena Dia-lah sang sumber dari segala sumber. Dari segala pertanyaan serta segala kejadian yang aku hadapi, akhirnya aku menarik kesimpulan. Itulah cara Dia agar aku mencari-Nya. Dia yang memberi pertanyaan dan Dia pula yang memberi jawaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada masa kita tidak mendapati jawaban yang kita inginkan. "Tuhan mendengar, dan Dia pun menjawab. Hanya saja, mungkin jawaban-Nya tidak," lagi-lagi batinku menjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala yang kita lakukan, akan dimintai pertanggungjawaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti pernah disenandungkan The Beatles, "&lt;i&gt;And in the end, the love we take is equal to the love we make&lt;/i&gt;."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia diciptakan untuk memilih. Hidup adalah pilihan. Itulah keindahan.. :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-113902480895514090?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2006/02/berdialog-dengan-tuhan.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-113881317847739209</guid><pubDate>Wed, 01 Feb 2006 16:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-02-06T03:56:19.083+07:00</atom:updated><title>Hijrah</title><description>Hijrah yang bisa diartikan juga dengan kata pindah. Lho..pindah dari apa? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertepatan dengan Tahun Baru Hijjriyah 1427 yang baru saja berlalu, banyak yang *mungkin* tidak kepikiran tentang makna atau esensi dari hijrah itu sendiri. Padahal, seruan itu sudah berlangsung selama 1427 tahun secara kalender Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau diartikan secara harfiah, hijrah itu memang diartikan dengan kata pindah. Bisa itu pindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Tapi yang namanya kata kunci, seperti di dalam Al Qur'an yang penuh dengan bait-bait indah, hijrah itu bisa jadi luas maknanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semisal, seruan normatif untuk berbuat kebajikan bisa jadi salah satu maknanya. Tentu saja, berpindah dari perbuatan negatif ke perbuatan yang positif itu bisa diartikan dengan pindah, atau hijrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pribadi juga sering khilaf melakukan banyak kesalahan dalam hidup. Meskipun terkadang saya tahu tentang teori dan seruan yang ada pada kata hijrah itu, kata-kata itu bagaikan masuk kuping kiri keluar kuping kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lalu apa yang bisa kita ambil dari kata sakti itu?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup di dunia yang fana dan maya ini, menurut saya pribadi, terkadang perlu yang namanya batasan. Batasan itu bisa berupa apa saja, tergantung kemauan kita sendiri. Itu bisa 'diciptakan' oleh imagi kita sendiri. Lalu apa hubungannya antara batasan dengan hijrah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tentunya tak bisa pindah kalau tidak ada yang namanya batas. Itu sama saja anda bergerak di lingkup atau area yang sama saja. Mungkin Anda hanya berpindah koordinat, tapi anda tidak benar-benar berpindah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, kita cukupkan saja pembahasan mengenai batasan. Seperti saya bilang, Anda sendiri yang menentukan batasan. Lalu bagaimana dengan saya? Saya juga sedang mencari batasan itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke hijrah. Apa yang bisa diambil dari hijrah itu sendiri dan bagaimana kita melakukannya? Banyak sekali caranya. Saya saat ini sepenuhnya sadar, kalau bukan kita sendiri yang mengubah atau mendorong diri kita, takkan ada yang berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang memang ada kejadian yang menyebabkan hal itu terjadi. Semacam trigger. Hal itu saya rasa tidak hanya terjadi sekali di kehidupan saya, bahkan berulangkali. Tapi memang dasar bandel, saya selalu mengabaikan hal itu. Saya rasa saya tak perlu mempublikasikan apa yang menjadi trigger saya. Karena kalian pun pastinya punya trigger berdasarkan pengalaman masing-masing, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan, saya coba resapi makna dari tiap kejadian yang menimpa saya. Terjadi semacam deja vu. Saya akui, memang sulit untuk melakukan hijrah itu. Tapi setelah saya bisa melaluinya, meski baru pada tahap titian awal, saya akhirnya bisa tersenyum. Entah senyuman itu mengandung arti "betapa bodohnya saya", ataukah "akhirnya saya bisa melewati tahap itu". Tapi intinya saya bisa tersenyum, meski ada sebagian dari saya yang terluka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti saya kutip dari lagunya Dewa, "&lt;i&gt;Hadapi dengan senyuman, semua yang terjadi, biar terjadi...Hadapi dengan tenang jiwa, semua kan baik-baik saja...&lt;/i&gt;" :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hijrah, akhirnya kita bisa pasrah. Setelah itu, menurut pengalaman saya pribadi, dengan pasrah saya bisa merasakan keikhlasan. Ada sesuatu yang terasa lebih dari rasa itu, memberi tanpa harus meminta kembali. Biarlah, biarkan yang berlalu tetap berlalu, tetaplah maju. Apalagi yang kita beri, meskipun *mungkin* bagi yang menerima hal itu 'tidak berarti', ataupun 'berarti tapi tidak terlalu berarti', atau juga 'berarti tapi dia tidak mau mengakui', tetap saja..ikhlaskan :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya, sesuatu yang diawali dengan niatan baik, suatu saat akan kembali dengan hal yang baik pula. Entah darimana balasan itu akan datang. Bisa darimana saja tanpa kita sadari, dengan syarat, ikhlas. &lt;i&gt;Just give it and quickly forget it..very simple isn't it??&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa lihat, atau rasakan sendiri. Dari sekedar kata hijrah, bisa mewarnai hidup Anda secara keseluruhan. Tak peduli siapa pun Anda. Saya rasa semua orang berhak mendapatkan apa yang dinamakan kebahagiaan. Saya hanya sekedar ingin berbagi. Saya tak meminta kembali. Saya ingin Anda pun turut berbahagia, tentunya dengan cara yang Anda tentukan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah indahnya, kebahagiaan saya ialah melihat orang di sekitar saya merasakan kebahagiaan. Believe me, tak ada yang lebih berarti dari pada kebahagiaan. Untuk yang satu ini, saya yakin tak ada satu pun alat tukar yang bisa membelinya. Kebahagiaan yang didapat dari memberi dengan ikhlas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin hijrah ke situ..saya sedang berjuang menuju ke sana.. :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-113881317847739209?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2006/02/hijrah.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-113861854989454934</guid><pubDate>Mon, 30 Jan 2006 10:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-02-06T03:57:26.853+07:00</atom:updated><title>Uncertainty</title><description>Uhmmm..sometimes my mind play tricks on me. For just couple of days, everything can be so different. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;*Sigh*&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-113861854989454934?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2006/01/uncertainty.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-113855454926162090</guid><pubDate>Sun, 29 Jan 2006 17:07:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-02-06T03:59:01.693+07:00</atom:updated><title>Pelangi Membumbung Jimbaran</title><description>Malam itu hujan di Jimbaran tak kunjung reda, padahal kami (rou, roni, david, ria, sylvester, yuni) harus menyelesaikan scene terakhir video amatir kami (yang disutradarai saya, david dan roni). Aaahhh..akhirnya saya bisa juga merilis film pertama..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembari menikmati rintikan hujan, kami wara-wiri di lobby Intercontinental. Script storyboard yang sudah kami tentukan sore itu, Jumat (27/01/2006), harus di-rewrite. Tapi hasilnya cukup lumayan untuk timeframe yang sangat singkat :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita..akhirnya selesai juga scene adegan saya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun berlari kecil meninggalkan lorong hotel dengan pandangan penuh waspada. Bagaimana tidak, untuk hotel sekelas itu lantainya licin sekali karena dipenuhi genangan hujan. Bukan kamarku yang kutuju. Aku mengemban misi. Harus malam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama berselang, tiba juga aku ditempatnya. Dia pun terpana melihat kedatanganku yang tak dinyana. Sambil menyeka wajah yang dibasahi tetesan hujan dan keringat, aku pun mengutarakan maksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua jam berlalu, malam kelabu berubah menjadi syahdu. Kami pun bersatu dalam asa. Wish i could freeze that moment. Putihmu menyatu dengan peradu. Malam yang dingin namun kian membara. Hangat. Sehangat senyummu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Intercontinental Bali 2212 28012006 0100 WIT&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelangi pun membumbung jimbaran..tak ada lagi mendung menaungi..kini cinta bersemi kembali..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;..suatu saat di kuta bali..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-113855454926162090?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2006/01/pelangi-membumbung-jimbaran.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>7</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-113784166418742641</guid><pubDate>Sat, 21 Jan 2006 11:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-02-06T04:02:37.316+07:00</atom:updated><title>CINTA ibarat KUPU-KUPU</title><description>Makin kau kejar, makin ia menghindar.&lt;br /&gt;Tapi bila kau biarkan ia terbang, ia akan menghampirimu disaat kau tak menduganya.&lt;br /&gt;Cinta bisa membahagiakanmu, tapi sering pula ia menyakiti.&lt;br /&gt;Tapi cinta itu hanya istimewa, apabila kau berikan pada seseorang yang layak menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tenang tenang saja jangan terburu-buru &lt;br /&gt;hingga kau bisa memilih yang terbaik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PATAH HATI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakit patah hati bertahan selama kau menginginkannya&lt;br /&gt;dan akan mengiris luka sedalam kau membiarkannya.&lt;br /&gt;Tantangannya bukanlah bagaimana bisa mengatasi melainkan apa yang bisa diambil sebagai pelajaran dan Hikmahnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;INGIN MENGUASAI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatimu patah melihat yang kau cintai berbahagia dengan oranglain, tapi seharusnya akan lebih sakit mengetahui bahwa yang kau cintai ternyata tidak bahagia bersamamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;TAKUT MENGAKUI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta menyakitkan bila anda putuskan hubungan dengan seseorang. malah lebih sakit lagi bila seseorang memutuskan hubungan denganmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi cinta paling menyakitkan bila orang yang kau cintai sama sekali tidak mengetahui perasaanmu terhadapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MASIH BERTAHAN MENCINTAI SESEORANG YANG SUDAH PERGI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal menyedihkan dalam hidup ialah bila kau bertemu seseorang lalu jatuh cinta,hanya kemudian pada akirnya kau menyadari bahwa dia bukanlah jodohmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kau telah menyia2 kan bertahun-tahun untuk seseorang yang tidak layak. kalau sekarangpun ia sudah tak layak, 10 tahun dari sekarangpun ia juga tak akan layak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;...maka biarkan ia pergi dan lupakan...&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : Dikutip dari milis SMA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-113784166418742641?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2006/01/cinta-ibarat-kupu-kupu.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-113778253438180431</guid><pubDate>Fri, 20 Jan 2006 18:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-02-06T04:06:28.730+07:00</atom:updated><title>The Notebook</title><description>&lt;a href="http://anindhitamaharrani.blogs.friendster.com/my_life_as_me/"&gt;Dita pun menulis tentang cinta dan kesedihan...&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taken from &lt;strong&gt;'The Notebook'&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;These quotes had strucked me. it's as if i can feel their pain. They're very much in love with each other. But....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Allie:&lt;/strong&gt; Stay with you? What for? Look at us, we're already fightin'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Noah: &lt;/strong&gt;Well that's what we do, we fight... You tell me when I am being an arrogant son of a bitch and I tell you when you are a pain in the ass. Which you are, 99% of the time. I'm not afraid to hurt your feelings. You have like a two second rebound rate, then you're back doing the next pain-in-the-ass thing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Allie: &lt;/strong&gt;So what? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Noah: &lt;/strong&gt;So it's not gonna be easy. It's gonna be really hard. We're gonna have to work at this every day, but I want to do that because I want you. I want all of you, for ever, you and me, every day. Will you do something for me, please? Just picture your life for me? 30 years from now, 40 years from now? What's it look like? If it's with him, go. Go! I lost you once, I think I can do it again. If I thought that's what you really wanted. But don't you take the easy way out. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Allie: &lt;/strong&gt;What easy way? There is no easy way, no matter what I do, somebody gets hurt. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Noah: &lt;/strong&gt;Would you stop thinking about what everyone wants? Stop thinking about what I want, what he wants, what your parents want. What do YOU want? What do you WANT? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Allie: &lt;/strong&gt;It's not that simple.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yes, indeed. it is not that simple..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I know..&lt;br /&gt;been there..done that.. :(&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-113778253438180431?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2006/01/notebook.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-113767124226863211</guid><pubDate>Thu, 19 Jan 2006 11:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-02-06T06:25:06.950+07:00</atom:updated><title>Tampilkan Berita TI Terkini di Situs Anda!</title><description>Fasilitas RSS Feed sekarang sudah tersedia di &lt;B&gt;&lt;a href="http://www.detikinet.com"&gt;detikINET&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;. Lalu bagaimana cara menampilkan &lt;i&gt;feed&lt;/i&gt; berita Teknologi Informasi (TI) terkini tersebut di situs atau blog Anda? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fasilitas Really Simple Syndication (RSS) memang punya banyak kegunaan. Salah satunya untuk mendapatkan &lt;i&gt;update&lt;/i&gt; terbaru tanpa mengunjungi situsnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegunaan lainnya adalah untuk sindikasi, artinya isi &lt;i&gt;feed&lt;/i&gt; RSS tersebut bisa ditampilkan pada situs atau blog lain. Bagaimana melakukan hal itu untuk RSS Feed detikINET? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simak langkah berikut, 'sumbangan' dari seorang peserta &lt;i&gt;mailing list&lt;/i&gt; detikINET yang bernama '&lt;a href="http://www.basibanget.net"&gt;Basi Banget&lt;/a&gt;':&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Memakai Wordpress&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wordpress adalah aplikasi blog berbasis PHP yang paling banyak digunakan pada saat ini. Wordpress sendiri telah memiliki fitur untuk menampilkan sindikasi di blog Anda tanpa menambah &lt;i&gt;plugin&lt;/i&gt; lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caranya adalah sebagai berikut: &lt;br /&gt;&lt;li&gt;Buka file theme yang sedang aktif pada editor favorit anda. File ini biasanya diberi nama sidebar.php atau footer.php. Tergantung di mana anda ingin menampilkan sindikasi.&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Masukkan kode berikut ini untuk mengambil isi RSS detikinet:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;$rss = fetch_rss("http://detikinet.com/index.php/feed");&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Untuk menampilkannya lakukan perulangan sebanyak yang anda inginkan. Misalnya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://static.flickr.com/38/87238002_a298a7e3fb_o.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Aplikasi Blog Lain&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk aplikasi blog yang terbatas modifikasinya (seperti blogger.com), Anda dapat menggunakan layanan dari rapidfeeds.com. Sebelum bisa menggunakannya, tentu Anda harus mendaftar dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Masukkan http://detikinet.com/index.php/feed pada box "Enter Source Feed URL :" di sebelah kanan bawah dan klik "+MySite".&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Ikuti wisaya sampai pada pemilihan warna dan gaya (&lt;i&gt;theme&lt;/i&gt;). Pilihlah sesuai dengan keinginan Anda.&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Untuk bahasa kode, pilih Javascript. Kopi kode yang telah dihasilkan oleh rapidfeeds.com&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Anda masih bisa menyunting bagian &lt;i&gt;style&lt;/i&gt; pada kode tersebut untuk menyesuaikan ukuran font dan box pada blog Anda.&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Selanjutnya sisipkan kode tersebut pada template blog Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Feed2JS&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain RapidFeeds.com, terdapat pula aplikasi Open Source Feed2JS yang dikembangkan Alan Levine dari Maricopa Community College. Tidak seperti RapidFeeds, aplikasi berbasis web ini tidak mensyaratkan pendaftaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Feed2JS dapat diakses melalui situs &lt;a href="http://jade.mcli.dist.maricopa.edu/feed/"&gt;http://jade.mcli.dist.maricopa.edu/feed/&lt;/a&gt;. Atau melalui &lt;i&gt;mirror&lt;/i&gt; sukarelawan lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut langkah-langkahnya:&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Kunjungi situs Feed2JS atau &lt;i&gt;mirror&lt;/i&gt;-nya. Akses menu 'Build'&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Masukkan alamat http://detikinet.com/index.php/feed/ pada kotak 'URL Enter the web address of the RSS Feed' &lt;br /&gt;&lt;li&gt; Modifikasi plihan selanjutnya sesuai keinginan Anda. Jika tidak, biarkan saja apa adanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: Salah satu pilihan adalah menentukan jumlah konten sindikasi yang ditampilkan, sebaiknya modifikasi pilihan ini karena nilai &lt;i&gt;default&lt;/i&gt; 0 berarti Anda akan menampilkan semua konten &lt;i&gt;feed&lt;/i&gt; detikINET yang tersedia. &lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jika Anda sudah yakin dengan pilihan Anda, coba dulu tampilan &lt;i&gt;feed&lt;/i&gt; dengan meng-klik pada tombol 'Preview Feed' di kotak 'Show n' Tell!' &lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jika sudah puas dengan tampilannya, klik tombol 'Generate JavaScript' di kotak 'Show n' Tell!'&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Selanjutnya akan tampil tulisan 'Get Your Code Here' dan sebuah kotak teks berisi kode Javascript. Salin dan tempel (&lt;i&gt;copy-paste&lt;/i&gt;) kode tersebut ke blog atau situs Anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Selamat Mencoba!&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-113767124226863211?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2006/01/tampilkan-berita-ti-terkini-di-situs.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-111685425488437742</guid><pubDate>Mon, 30 May 2005 13:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-02-06T04:12:39.223+07:00</atom:updated><title>Loosin' Faith :(</title><description>Aahhh.. ingin rasanya aku terbang kembali.. kembali kepangkuanNya..&lt;br /&gt;tapi aku masih ingin menjejal bumi.. berat rasanya raga ini..&lt;br /&gt;jiwaku mengawang.. satu misiku belum terpenuhi.. aku masih ingin menjejakkan kakiku yang  rapuh ini..&lt;br /&gt;sampai jiwa raga ini mencintai.. dan dicintai.. itu saja..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-111685425488437742?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2005/05/loosin-faith.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-111685416018085334</guid><pubDate>Sun, 29 May 2005 13:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-02-06T04:16:29.593+07:00</atom:updated><title>Satu Dekade Berlalu (Tiada Berubah)</title><description>Satu dekade tak terasa&lt;br /&gt;kupikir musnah sudah&lt;br /&gt;ternyata tak semudah itu&lt;br /&gt;membunuh segala asa dan rasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satu dekade tak terasa&lt;br /&gt;kupikir sudah mati rasa itu&lt;br /&gt;terbunuh ditangan waktu&lt;br /&gt;asa tetap ada&lt;br /&gt;rasa pun tak sirna&lt;br /&gt;hanya membeku&lt;br /&gt;hingga tiba saatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satu dekade baru berasa&lt;br /&gt;sekian lama aku menunggu&lt;br /&gt;untuk dapatkan jiwaku&lt;br /&gt;yang masih setia menemani jiwamu&lt;br /&gt;aku inginkan jiwaku&lt;br /&gt;tolong kembalikan padaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satu dekade takkan terasa&lt;br /&gt;meskipun begitu hampa&lt;br /&gt;melewati malamku&lt;br /&gt;tanpa bintang menemaniku&lt;br /&gt;tapi tak mengapa&lt;br /&gt;aku cuma mau.. bintangmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satu dekade berlalu&lt;br /&gt;masihkah kau mengenangku&lt;br /&gt;aku masih berkenan&lt;br /&gt;selalu menunggumu&lt;br /&gt;mengembalikan jiwaku&lt;br /&gt;ditambah bunga&lt;br /&gt;yaitu jiwamu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satu dekade akan berlalu&lt;br /&gt;akankah aku tetap menunggu&lt;br /&gt;tapi apa dayaku&lt;br /&gt;jiwaku tetap bersamamu&lt;br /&gt;sampai suatu saat&lt;br /&gt;kau mengembalikan jiwaku&lt;br /&gt;bersama jiwamu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku masih menunggu&lt;br /&gt;hingga saat itu..&lt;br /&gt;percayalah..&lt;br /&gt;aku tak sanggup berdusta&lt;br /&gt;untuk yang satu itu..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-111685416018085334?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2005/05/satu-dekade-berlalu-tiada-berubah.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-111685422464677343</guid><pubDate>Sat, 28 May 2005 13:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-02-06T04:20:34.376+07:00</atom:updated><title>Kram Otak</title><description>apa aku dibekali kompas yang salah?&lt;br /&gt;apa aku memang ditakdirkan untuk mendusta?&lt;br /&gt;apa aku sebenarnya memang tidak ditakdirkan?&lt;br /&gt;apa aku ini??&lt;br /&gt;hanya hasil dari seonggok tanah?&lt;br /&gt;hanya dari setetes sperma?&lt;br /&gt;atau hanya produk gagal?&lt;br /&gt;sering kali aku berpikir..&lt;br /&gt;buat apa aku berpikir??&lt;br /&gt;kalaupun toh hasilnya tetap nihil..&lt;br /&gt;untuk apa aku ini?&lt;br /&gt;buat apa aku disini?&lt;br /&gt;aku ini untuk siapa?&lt;br /&gt;kenapa aku bisa ada disini?&lt;br /&gt;terkadang seperti mati..&lt;br /&gt;mati pun tak terasa mati..&lt;br /&gt;tapi aku ini takut mati..&lt;br /&gt;karena aku tahu..&lt;br /&gt;aku pasti akan sendiri..&lt;br /&gt;meski sekarang juga sendiri..&lt;br /&gt;aku tak ingin sendiri..&lt;br /&gt;sepi..&lt;br /&gt;tak bisa bernyanyi..&lt;br /&gt;lalu apa aku ini?&lt;br /&gt;masih disini..&lt;br /&gt;sendiri..&lt;br /&gt;tak tahu kemana arahku..&lt;br /&gt;kompasku mati..&lt;br /&gt;aku masih mendusta..&lt;br /&gt;aku kehilangan arah..&lt;br /&gt;dimanakah aku ini..&lt;br /&gt;apa aku perlu merestart lagi??&lt;br /&gt;ok.. aku shut down dulu..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-111685422464677343?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2005/05/kram-otak.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-111685408441541330</guid><pubDate>Sat, 28 May 2005 13:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-02-06T04:22:15.803+07:00</atom:updated><title>Cobalah Untuk Mencintaiku..</title><description>Akan kemanakah kau setelah ini?&lt;br /&gt;Bukankah selama ini kau aman disana?&lt;br /&gt;Kau memiliki segalanya&lt;br /&gt;Aku mempercayaimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun demi tahun berlalu&lt;br /&gt;Haruskah terus kusimpan di dalam hati?&lt;br /&gt;seperti yang terus menerus aku lakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh di dalam hatiku&lt;br /&gt;aku bimbang&lt;br /&gt;ada sesuatu yang sudah lama ingin aku katakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku khawatir akan perasaanku&lt;br /&gt;aku cemas kau akan tersesat&lt;br /&gt;cobalah untuk mencintaiku..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-111685408441541330?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2005/05/cobalah-untuk-mencintaiku.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-111720615688422850</guid><pubDate>Fri, 27 May 2005 14:52:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-02-06T04:38:23.070+07:00</atom:updated><title>Bizzare Love Triangle : Pohon, Daun, dan Angin</title><description>&lt;strong&gt;POHON&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang2 memanggilku &lt;b&gt;"POHON"&lt;/b&gt; karena aku sangat baik dalam menggambar pohon.&lt;br /&gt;AKU selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai trademark pada semua lukisanku. AKU telah berpacaran sebanyak 5 kali...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu wanita yang sangat AKU cintai..tapi AKU tidak punya keberanian untuk mengatakannya...Dia tidak cantik..tidak memiliki tubuh yang sexy..&lt;br /&gt;Dia sangat peduli dengan orang lain..religius tapi..dia hanya wanita biasa saja.&lt;br /&gt;AKU menyukainya..sangat menyukainya.Gayanya yang innocent dan apa adanya..kemandiriannya..kepandaiannya dan kekuatannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan AKU tidak mengajaknya kencan karena...AKU merasa dia sangat biasa dan tidak serasi untukku.AKU takut...jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan &lt;br /&gt;hilang...AKU takut kalau gosip2 yang ada akan menyakitinya...AKU merasa dia adalah "sahabatku"...AKU akan memilikinya tiada batasnya...tidak harus memberikan semuanya..hanya untuk dia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan yang terakhir..membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3 tahun ini...Dia tahu AKU mengejar gadis2 lain dan AKU telah membuatnya menangis selama 3 tahun...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika AKU mencium pacarku yang ke-2 terlihat olehnya...&lt;br /&gt;Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah..."lanjutkan saja" katanya, setelah itu ia pergi meninggalkan kami.&lt;br /&gt;Esoknya, matanya bengkak..dan merah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis...but AKU tertawa...bercanda dengannya seharian di ruang itu...&lt;br /&gt;Di sudut ruang itu dia menangis...dia tidak tau bahwa AKU kembali untuk&lt;br /&gt;mengambil sesuatu yang tertinggal...Hampir 1 jam kulihat dia menangis disana....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya...Pernah sekali mereka berdua perang dingin, AKU &lt;br /&gt;tau bukan sifatnya untuk memulai perang dingin...Tapi AKU masih tetap bersama pacarku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih dan kaget...&lt;br /&gt;AKU tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama pacarku...&lt;br /&gt;Esoknya masih tertawa dan bercanda denganku seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya...&lt;br /&gt;AKU tau dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tau bahwa sakit hatiku sama buruknya dengan dia...&lt;br /&gt;AKU juga sedih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika AKU putus dengan pacarku yang ke 5, AKU mengajaknya pergi...&lt;br /&gt;Setelah kencan satu hari itu, AKU mengatakan bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya...Dia mengatakan bahwa kebetulan sekali bahwa dia juga ingin mengatakan&lt;br /&gt;sesuatu padaku...AKU cerita tentang putusnya AKU dengan pacarku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berkata bahwa dia sedang memulai suatu hubungan dengan seseorang...&lt;br /&gt;AKU tau pria itu...dia sering mengejarnya selama ini...Pria yang baik,penuh energi dan menarik...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU tak bisa memperlihatkan betapa sakit hatiku, AKU hanya tersenyum&lt;br /&gt;dan mengucapkan selamat padanya...Ketika sampai di rumah, sakit hatiku bertambah &lt;br /&gt;kuat dan AKU tidak dapat menahannya...&lt;br /&gt;Seperti ada batu yang sangat berat didadaku...&lt;br /&gt;AKU tak bisa bernapas dan ingin berteriak.. namun apa daya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mataku mengalir tak terasa aku menangis karenanya...&lt;br /&gt;Sudah sering AKU melihatnya menangis untuk pria yang mengacuhkan kehadirannya...&lt;br /&gt;Handphoneku bergetar...ternyata ada SMS masuk...SMS itu dikirim 10 hari yang lalu ketika aku sedih dan menangis...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;SMS itu berbunyi,"&lt;b&gt;DAUN&lt;/b&gt; terbang karena &lt;b&gt;ANGIN&lt;/b&gt; bertiup atau karena &lt;b&gt;POHON&lt;/b&gt; tidak memintanya untuk tinggal?"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;DAUN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU suka mengoleksi daun-daun, kenapa? Karena AKU merasa bahwa &lt;b&gt;DAUN&lt;/b&gt; untuk &lt;br /&gt;meninggalkan pohon yang selama ini ditinggali membutuhkan banyak kekuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 3 thn AKU dekat dengan seorang pria, bukan sebagai pacar tapi &lt;b&gt;"Sahabat"&lt;/b&gt;. Tapi ketika dia mempunyai pacar untuk yang pertama kalinya...&lt;br /&gt;AKU mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah aku pelajari sebelumnya..CEMBURU...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan di hati ini tidak bisa digambarkan dengan menggunakan Lemon.&lt;br /&gt;Hal itu seperti 100 butir lemon busuk. Mereka hanya bersama selama 2 bulan...&lt;br /&gt;Ketika mereka putus, AKU menyembunyikan perasaan yang luar biasa gembiranya.&lt;br /&gt;Tapi sebulan kemudian dia bersama seorang gadis lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU menyukainya dan AKU tau bahwa dia juga menyukaiku, tapi mengapa&lt;br /&gt;dia tidak mau mengatakannya?&lt;br /&gt;Jika dia mencintaiku, mengapa dia tidak memulainya dahulu untuk melangkah?&lt;br /&gt;Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku sedih...&lt;br /&gt;Waktu berjalan dan berjalan, hatiku sedih dan kecewa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan...&lt;br /&gt;Tapi..mengapa dia memperlakukanku lebih dari sekedar seorang teman?&lt;br /&gt;Menyukai seseorang sangat menyusahkan hati...&lt;br /&gt;AKU tahu kesukaannya...kebiasaannya...&lt;br /&gt;Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui...&lt;br /&gt;Kau tidak mengharapkan AKU seorang wanita untuk mengatakannya bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diluar itu, AKU mau tetap disampingnya...memberinya perhatian...menemani...dan mencintainya...Berharap suatu hari nanti dia akan datang dan mencintaiku...&lt;br /&gt;Hal itu seperti menunggu telephonenya tiap malam...mengharapkan mengirimku SMS...&lt;br /&gt;AKU tau sesibuk apapun dia, pasti meluangkan waktunya untuk ku...&lt;br /&gt;Karena itu, AKU menunggunya...3 tahun cukup berat untuk kulalui dan AKU mau &lt;br /&gt;menyerah...Kadang AKU berpikir untuk tetap menunggu...&lt;br /&gt;Dilema yang menemaniku selama 3 tahun ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir tahun ke-3, seorang pria mengejarku...setiap hari dia mengejarku tanpa lelah...Segala daya upaya telah dilakukan walau seringkali ada penolakan dariku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU berpikir...apakah aku ingin memberikan ruang kecil di hatiku untuknya?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia seperti angin yang hangat dan lembut, mencoba meniup daun untuk terbang&lt;br /&gt;dari pohon...Akhirnya, AKU sadar bahwa AKU tidak ingin memberikan Angin ini ruang &lt;br /&gt;yang kecil di hatiku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU tau Angin akan membawa pergi Daun yang lusuh jauh dan ketempat yang lebih baik...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya AKU meninggalkan Pohon...tapi Pohon hanya tersenyum dan tidak memintaku untuk tinggal...AKU sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"&lt;b&gt;DAUN&lt;/b&gt; terbang karena &lt;b&gt;ANGIN&lt;/b&gt; bertiup atau karena &lt;b&gt;POHON&lt;/b&gt; tidak memintanya untuk tinggal?"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;ANGIN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU menyukai seorang gadis bernama Daun...karena dia sangat bergantung pada Pohon..jadi aku harus menjadi &lt;b&gt;ANGIN&lt;/b&gt; yang kuat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angin akan meniup Daun terbang jauh...Pertama kalinya..AKU melihat seseorang &lt;br /&gt;memperhatikan kami...Ketika itu, dia selalu duduk disana sendirian atau dengan teman2nya memerhatikan Pohon...Ketika Pohon berbicara dengan gadis2, ada cemburu di matanya... Ketika Pohon melihat ke arah Daun, ada senyum di matanya...&lt;br /&gt;Memperhatikannya menjadi kebiasaanku...seperti daun yang suka melihat Pohon. &lt;br /&gt;Satu hari saja tak kulihat dia...AKU merasa sangat kehilangan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sudut ruang itu, ku lihat pohon sedang memperhatikan daun...&lt;br /&gt;Air mengalir di mata daun ketika Pohon pergi...&lt;br /&gt;Esoknya...Ku lihat Daun di tempatnya yang biasa, sedang memperhatikan Pohon...&lt;br /&gt;AKU melangkah dan tersenyum padanya...Kuambil secarik kertas..kutulis dan&lt;br /&gt;kuberikan padanya...Dia sangat kaget...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia melihat ke arahku, tersenyum dan menerima kertas dariku...&lt;br /&gt;Esoknya...dia datang...menghampiriku dan memberikan kembali kertas itu...&lt;br /&gt;Hati Daun sangat kuat dan Angin tidak bisa meniupnya pergi, hal itu karena Daun tidak mau meninggalkan Pohon..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU melihat kearahnya...kuhampiri dengan kata2 itu...&lt;br /&gt;Sangat pelan...dia mulai membuka dirinya dan menerima kehadiranku dan telponku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU tau orang yang dia cintai bukan AKU...tapi AKU akan berusaha agar suatu hari dia menyukaiku...Selama 4 bln, AKU telah mengucapkan kata Cinta tidak kurang dari 20x kepadanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir tiap kali dia mengalihkan pembicaraan...tapi AKU tidak menyerah...Keputusanku bulat....AKU ingin memilikinya...dan berharap dia akan setuju menjadi pacarku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bertanya, "Apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak pernah membalas? Mengapa kau selalu membisu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berkata, "AKU menengadahkan kepalaku,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ah?" Aku tidak percaya dengan apa yang kudengar..."Aku menengadahkan kepalaku" dia berteriak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuletakkan telepon......melompat....berlari seribu langkah...kerumahnya...&lt;br /&gt;Dia membuka pintu bagiku...Ku peluk erat-erat tubuhnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"&lt;b&gt;DAUN&lt;/b&gt; terbang karena tiupan &lt;b&gt;ANGIN&lt;/b&gt; atau karena &lt;b&gt;POHON&lt;/b&gt; tidak memintanya untuk tinggal?"&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-111720615688422850?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2005/05/bizzare-love-triangle-pohon-daun-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8123642.post-111685403683384571</guid><pubDate>Fri, 27 May 2005 13:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2006-02-06T04:41:11.273+07:00</atom:updated><title>Masih Berdarah, Hidup Masih Indah</title><description>They say..&lt;br /&gt;to care mean to understand&lt;br /&gt;i say..&lt;br /&gt;to care mean to let go&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cinta ya cinta&lt;br /&gt;tidak cinta ya tidak cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengerti dan menikmati artinya&lt;br /&gt;itu baru esensi hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kamu itu diciptakan untuk orang lain&lt;br /&gt;maka hiduplah untuk orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;marah saja..&lt;br /&gt;sedih saja..&lt;br /&gt;lalu nikmati..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersyukurlah karena masih bisa berdarah&lt;br /&gt;karena artinya.. hidup masih indah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;..dari seorang sahabat..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8123642-111685403683384571?l=rourry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://rourry.blogspot.com/2005/05/masih-berdarah-hidup-masih-indah.html</link><author>noreply@blogger.com (..bloody rou..)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item></channel></rss>