Saturday, March 18, 2006

Resapi Saja..Nikmati Saja..

"..and you can tell everybody this is your song..it may be quite simple but now that it's done..i hope you don't mind..i hope you don't mind that i put down in words..how wonderful life is while you're in the world.." (Elton John - Your Song)

Dalam beberapa bulan ini, lirik yang disenandungkan oleh penyanyi nyentrik asal Inggris itu seringkali menemani hari-hariku. Jatuh cinta atau tidak, penggalan lirik itu tetap saja mengalun dalam gumamanku. Namun, seperti biasa, mereka kerap menduga aku sedang dirundung cinta, lagi.

"Mengapa kau selalu mengagung-agungkan wanita?" tanya seorang sahabat. "Sadarkah kau, harga dirimu itu sudah terlalu sering diinjak-injak mereka!" tambahnya dengan ketus. Jengkel melihat kelakuanku.

Simpel saja, jawabku. Aku amat sangat menghargai sosok manusia yang telah melahirkanku dengan susah payah. Yang menghadirkanku dengan darahnya. Sebuah pertarungan dengan nyawa sebagai taruhan. Dan itu tidak main-main!

Lagipula, apa salahnya diinjak-injak wanita. Toh, bukankah surga memang ada di telapak kaki wanita kan, ya ibumu sendiri. Lagian, memangnya berapa sih harga dirimu? Dengan apa menakarnya? Dalam rupiah atau dolar? Apakah dengan begitu kau merasa lebih baik dari mereka?

Ku pun menghiraukan pertikaian yang tak jelas ujung pangkal dan tak akan ada habisnya. Sejenak, bait-bait indah yang sudah terlalu lama tak kudengar, melintasi di dalam benak. Termenung dibuatnya..

Woman

woman was creted from the ribs of a man
not from his head to be above him
not from his feet to be walk upon him

but from his side to be equal
near to his arm to be protected
and close to his heart to be loved


Wanita dicipta dari tulang rusuk pria. Bukan dari kepala. Bukan pula dari kaki. Tapi dekat dengan hati. Agar setara. Sejajar. Hanya untuk dicintai..dan mencintai..

Resapi saja. Nikmati saja. Tak perlu meminta lebih...